Makanan yang Kurang Mengandung Asupan Gizi Merupakan Salah Satu Faktor Penyebab Penyakit Kusta

Written By Anatomic on Jumat, 01 April 2011 | 03.09

Makanan yang kurang mengandung asupan gizi merupakan salah satu penyebab penyakit kusta, penyakit kusta atau dalam bahasa kedokteran di sebut Morbus Hansen banyak diderita oleh masyarakat dengan tingkat ekonomi menengah kebawah. Tetapi bukan tidak menutup kemungkinan diterita oleh masyarakat dengan tingkat menengah ke atas karena kusta disebkan oleh bakteri Mycobacterium Leprae dan bisa menular lewat kontak dengan penderita berikut ini adalah salah satu contoh yang terjadi di Indonesia.

Dari anamnesa, Pasien mengeluh pasien merasakan kaki kirinya yang mati rasa sejak 5 tahun yang lalu. Kemudian tangan kiri dan kanan timbul bercak-bercak putih yang mati rasa serta terasa cekot-cekot sejak 2 tahun yang lalu, oleh pasien diobati dengan kalpanax karena bentuknya yang menyerupai jamur. Bercak putih tersebut menghilang tapi masih terasa cekot-cekot. Dari pemeriksaan fisik, tidak didapatkan didapatkan adanya makula di kulit tangan, kaki, dan badan tetapi didapatkan pembesaran saraf tepi yang disertai anestesi.

Dilihat dari aspek biologis, status gizi pasien tergolong kurang. Pada saat pemeriksaan, BMI pasien: 16,96. Makan pasien sudah cukup banyak namun kerjanya yang berat sebagai kuli bangunan serta infeksi kronis dari M leprae menjadikan berat badan pasien kurang

Dari aspek psikologis, kesadaran pasien dan keluarga mengenai pentingnya berobat cukup baik, dilihat dari dukungan keluarga dan kemauan pasien sendiri untuk teratur minum obat.

Dari aspek sosiokultural, keyakinan keluarga pasien sudah baik dilihat kesadaran untuk berobat di pelayanan kesehatan jika sakit. Pola makan keluarga, makan tiga kali sehari dengan nasi dan lauk dan sayur yang tiap hari selalu tersedia.

penyebab penyakit pada pasien, yaitu Mycobacterium Leprae yang resistent terhadap banyak obat sangatlah berbahaya. Maka harus dilakukan pengobatan dengan tuntas agar agent ini tidak semakin menyebar di masyarakat.

Mycobacterium leprae suka berkembang biak dalam suasana lembab, dan akan mati bila terkena sinar matahari.


•Penyakit ini dapat disembuhkan dengan minum obat teratur dan makan dengan nutrisi seimbang

•Pentingnya pengawasan minum obat serta pentingnya keteraturan minum obat

•Warna kulit yang gelap adalah efek samping obat namun pengobatan tetap harus diteruskan.Warna kulit yang gelap akan kembali seperti semula setelah pengobatan selesai.

•Segera datang ke puskesmas jika terjadi efek samping obat, seperti gatal kemerahan seluruh tubuh, badan kuning, badan lemas dengan telapak tangan dingin, pucat, dan basah.

•Membuka pintu dan jendela pada pagi hari agar cahaya matahari bisa masuk kedalam rumah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar